Tampilkan postingan dengan label Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Allah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Oktober 2017

Inilah 100 Perintah Allah dalam Kehidupan




100 PERINTAH ALLAH SWT DALAM AL QUR'AN UNTUK KEHIDUPAN MANUSIA SEHARI-HARI

1. Jangan berkata kasar (QS 3 – Ali Imran : 159)

2. Tahanlah amarah (QS 3 – Ali Imran : 134)

3. Berbaiklah kepada orang lain (QS 4 – An Nisaa’ : 36)

4. Jangan sombong dan arogan (QS 7 – Al A’raaf : 13)

5. Maafkanlah kesalahan orang lain (QS 7 – Al A’raaf : 199)

6. Berbicaralah dengan nada halus (QS 20 – Thaahaa : 44)

7. Rendahkanlah suaramu (QS 31 - Luqman : 19)

8. Jangan mengejek orang lain (QS 49 – Al Hujuraat : 11)

9. Berbaktilah pada orang tua (QS 17 – Al Israa’ : 23)

10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua (QS 17 – Al Israa’ : 23)

11. Jangan memasuki kamar pribadi orang tua tanpa ijin (QS 24 – An Nuur : 58)

12. Catatlah hutang-hutangmu (QS 2 – Al Baqarah : 282)

13. Jangan mengikuti orang secara membabi buta (QS 2 – Al Baqarah : 170)

14. Berikanlah perpanjangan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesulitan (QS 2 – Al Baqarah : 280)

15. Jangan makan riba’/membungakan uang (QS 2 – Al Baqarah : l

16. Jangan melakukan penyuapan (QS 2 – Al Baqarah : 188)

17. Jangan ingkar atau melanggar janji (QS 2 – Al Baqarah : 177)

18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu (QS 2 – Al Baqarah : 283)

19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan (QS 2 – Al Baqarah : 42)

20. Berlakulah adil terhadap semua orang (QS 4 – An Nisaa’ : 58)

21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas (QS 4 – An Nisaa’ : 135)

22. Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga (QS 4 – An Nisaa’ : 7)

23. Wanita memiliki hak waris (QS 4 – An Nisaa’ : 7)

24. Jangan memakan harta para anak yatim (QS 4 – An Nisaa’ : 10)

25. Lindungi anak yatim (QS 2 – Al Baqarah : 220)

26. Jangan memboroskan harta dengan semena-mena (QS 4 – An Nisaa’ : 29)

27. Damaikanlah orang yang berselisih (QS 49 – Al Hujuraat : 9)

28. Hindari prasangka buruk (QS 49 – Al Hujuraat : 12)

29. Jangan memata-matai atau memfitnah orang (QS 2 – Al Baqarah : 283)

30. Jangan memata-matai atau memfitnah orang (QS 49 – Al Hujuraat : 12)

31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial (QS 57 – Al Hadid : 7)

32. Biasakan memberi makan orang miskin (QS 107 – Al Maa’uun : 3)

33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah (QS 2 – Al Baqarah : 273)

34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah (QS 17 – Al Israa’ : 29)

35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu (QS 2 – Al Baqarah : 264)

36. Hormatilah tamu anda (QS 51 – Adz Dzaariyaat : 26)

37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri (QS 2 – Al Baqarah : 44)

38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi (QS 2 – Al Baqarah : 60)

39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid (QS 2 – Al Baqarah : 114)

40. Perangilah mereka yang memerangi mu (QS 2 – Al Baqarah : 190)

41. Jagalah etika perang (QS 2 – Al Baqarah : 191)

42. Jangan lari dari peperangan (QS 8 – Al Anfaal : 15)

43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam) (QS 2 – Al Baqarah : 256)

44. Berimanlah kepada para Nabi (QS 2 – Al Baqarah : 285)

45. Jangan melakukan hubungan badan saat haid (QS 2 – Al Baqarah : 222)

46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh (QS 2 – Al Baqarah : 233)

47. Jauhilah hubungan badan diluar nikah (QS 17 – Al Israa’ : 32)

48. Choose rulers by their merit Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya (QS 2 – Al Baqarah : 247)

49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya (QS 2 – Al Baqarah : 286)

50. Jangan mau dipecah belah (QS 3 – Ali Imran : 103)

51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini (QS 3 – Ali Imran 3 :191)

52. Lelaki maupun wanita mendapat imbalan yang sama sesuai perbuatannya (QS 3 – Ali Imran : 195)

53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu (QS 4 – An Nisaa’ : 23)

54. Keluarga harus di-imami oleh seorang laki-laki (QS 4 – An Nisaa’ : 34)

55. Jangan pelit (QS 4 – An Nisaa’ : 37)

56. Jangan iri hati (QS 4 – An Nisaa’ : 54)

57. Jangan saling membunuh (QS 4 – An Nisaa’ : 92)

58. Jangan membela ketidak jujuran atau kebohongan (QS 4 – An Nisaa’ : 105)

59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan (QS 5 – Al Maa-idah : 2)

60. Bekerja samalah dalam kebenaran (QS 5 – Al Maa-idah : 2)

61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran (QS 6 – Al An’aam : 116)

62. Berlaku adil (QS 5 – Al Maa-idah:8)

63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan (QS 5 – Al Maa-idah : 38)

64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum (QS 5 – Al Maa-idah : 63)

65. Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi (QS 5 – Al Maa-idah : 3)

66. Hindari minum racun dan alkohol (QS 5 – Al Maa-idah : 90)

67. Jangan berjudi (QS 5 – Al Maa-idah : 90)

68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain (QS 6 – Al An’aam : 108)

69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu (QS 6 – Al An’aam : 152)

70. Makan dan minumlah secukupnya (QS 7 – Al A’raaf : 31)

71. Kenakanlah pakaian yang bagus saat shalat (QS 7 – Al A’raaf : 31)

72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan (QS 9 – At Taubah:6)

73. Jagalah kemurnian (QS 9 – At Taubah : 108)

74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah (QS 12 – Yusuf : 87)

75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa karena ketidak-tahuan (QS 16 – An Nahl : 119)

76. Berseru kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana (QS 16 – An Nahl : 125)

77. Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain (QS 17 – Al Israa’ : 15)

78. Jangan membunuh anak-anakmu karena takut akan kemiskinan (QS 17 – Al Israa’ : 31)

79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengtahuan tentangnya (QS 17 – Al Israa’ : 36)

80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat (QS 23 – Al Mu’minuun : 3)

81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa ijin pemilik rumah (QS 24 – An Nuur : 27)

82. Allah menjamin imbalan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah (QS 24 – An Nuur : 55)

83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati (QS 25 – Al Furqaan : 63)

84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan (QS 28 – Al Qashash : 77)

85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah (QS 28 – Al Qashash:88)

86. Jangan terlibat dalam homosexualitas (QS 29 – Al ‘Ankabuut : 29)

87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar (QS 31 - Luqman : 17)

88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong (QS 31 - Luqman : 18)

89. Wanita dilarang memamerkan diri (QS 33 – Al Ahzab : 33)

90. Allah mengampuni semua dosa-dosa kita (QS 39 – Az Zumar : 53)

91. Jangan berputus asa akan ampunan Allah (QS 39 – Az Zumar : 53)

92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan (QS 41 – Fushshilat : 34)

93. Selesaikan pesoalan dengan bermusyawarah (QS 42 – Asy Syuura : 38)

94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa (QS 49 – Al Hujuraat : 13)

95. Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam) (QS 57 – Al Hadid : 27)

96. Allah akan meninggikan derajat mereka yang berilmu (QS 58 – Al Mujaadilah : 11)

97. Perlakukan non-Muslim dengan baik dan adil (QS 60 - Al Mumtahanah : 8)

98. Hindari diri dari kekikiran (QS 64 – At Taghaabun : 16)

99. Mohon ampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS 73 – Al Muzzammil : 20)

100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta (QS 93 – Adh Dhuhaa : 10)

Shadaqallahul adzim, Maha Benar ALLAH SWT dengan segala FirmanNya... ALLAHUAKBAR

Rabu, 16 Agustus 2017

Tentara Alif Arselan - Pasukan Paling Berani di Dunia





Buku buku sejarah telah berbicara kepada kita tentang daerah yg Allah tundukan atas orang beriman melalui tentara Alif Arselan. Dalam perjalanan pulang ke Khurosan dari salah satu pertempuran mereka, tampak seorang pembawa pesan menemui Alif Arsalan dan berbisik kepadanya, "Kaisar konstantin mendengar kabar tentara anda, ia berencana membawa 600.000 tentara Romawi untuk menghancurkan anda, yg akan dipimpin jendral perang Romanis"

Arsalan mendengar berita itu kemudian menatap 15.000 mujahidnya, yg secara teori hanya ada sedikit harapan untuk menang. Beberapa di antara mereka ada yg berusaha menutupi luka luka pasca pertempuran sebelumnya; ada yg menangisi kematian saudaranya yg syahid, ada juga yg menangis karena kehilangan kesempatan masuk surga. Sesaat kepalanya tertunduk karena berita yg dibawa oleh kurir tadi. Kemudian ia mengisi hatinya dengan keveranian layaknya seekor singa.

Lihatlah perbandingan jumlahnya; 600.000 melawan 15.000. Perlu diingat pula bahwa pasukan Alif Arsalan baru saja melakukan pertempuran hebat.

Kemudian apa yg harusnya dilakukan oleh Alif Arsalan?  Tetap kembali ke rumah dan membiarkan kekuatan jahat menghancurkan bangsanya?  Atau  Berdiri kokoh seperti batu di depan para pasukan kemudian melawan tentara romawi, yg jika itu dilakukan bisa membuat pasukannya banyak yg mati?

Beberapa saat kemudian, Sinar iman kepada Allah  bersinar dari hatinya.

Arsalan masuk ke dalam tendanya. Ia mengenakan kafan dan mengharumkan tubuhnya dengan Hanut (Campuran minyak misk + kamper yg dioleskan pd mayat sblm dikubur). Dia kemudian berbicara  kepada seluruh tentaranya, "Hari ini, Islam dalam bahaya! Umat Islam juga dalam bahaya! Saya takut bahwa kalimat laa ilaaha illa Allah akan hilang dari kita!"

Dia kemudian berteriak, "Oh Islam! Oh Islam! Lihatlah diriku wahai saudaraku, saya memakai kafan dan hanut. Siapapun yg ingin surga maka berpakaianlah seperti yg aku pakai! Kita akan berjuang bersama di bawah naungan Laa ilaaha illa Allah sampai titik darah penghabisan dan panji Laa ilaaha illa Allah dikibarkan! "

Seketika itu juga seluruh pasukan masuk ke dalam markas kemudian 15.000 mujahid keluar dengan pakaian kafan mereka. Keharuman hanut mewangi di seluruh tubuh, angin dari surga firdaus pun berhembus. Langitpun meledak dengan teriakan para mujahidin. Allahu Akbar! Allahu Akbar!!
Kuda kuda perang Allah bersiaplah!!
Allahu Akbar!

Apakah anda pernah melihat seorang tentara yg siap mati sebelum memulai pertempuran, pernakah anda mencium aroma kematian (Hanut) 15.000 orang menyerbak dimana mana? Itulah yg terjadi hari itu.

Perangpun dimulai. Pasukan mujahidin merangsek barisan para tentara kafir masing masing tentar bentrok. Kubu yg satu beriman kepada Allah dan menginginkan janji Allah, sementara kubu lainnya tidak beriman kepada Allah dan benci bertemu denganNya.

Pertempuran berlangsung sengit. Kaimat Allahu Akbar menembus langit. Setiap mujahid memorak porandakan Barisan pertahanan musuh. Lidah mereka berkata; Aku datang kepadamu, Ya Allah semoga Engkau merahmati hamba.

Kepala tertebas, tengkorak jatuh ke tanah dan darah mengalir dimana mana. Diiringi debu yg berterbangan, panji Islam kian tegak perkasa. Tentara salib melarikan diri ke segala arah. Seseorang berteriak, "Orang orang romawi telah dikalahkan. Dan jendral mereka, Romanis telah ditangkap"
Di pihak muslim, tak terhitung jumlahnya yg syahid Insya Allah. Hari itu mereka yg tersisa menangis. Bukan karna hara rampasan mereka yg hilang, Namun karena harus melepas kafan setelah memasrahkan diri kepada Allah.
Alif Arsalan pun berdiri menangis, bersyukur kepada Allah karena Islam masih berdiri tegak

-Diambil dari buku Golden Stories hlm. 116, karya Abdullah bin Abdurrohman